ARTI PENGETAHUAN GEOLOGI
Gejala geologi dan manusia primitif
Seperti juga ilmu biologi, meteorologi, dan astronomi merupakan bagian dari pengetahuan alam, ialah pengetahuan yang mempelajari segala sesuatu tentang benda-benda yang terdapat dalam alam raya.
Peristiwa gempa bumi sering dihubungkan dengan kepercayaan dan tahyul yang bukan-bukan. Ketika gempa bumi terjadi di daerah pedalaman Afrika bangsa Mozambique mengatakan kepada seorang anggota missi agama Kristen bahwa hal ini disebabkan kerena bumi kedinginan dan demam. Pedalaman Afrika selatan mengira itu disebabkan karena bumi sedang menari. Bangsa yunani purba menyalahkan Atlas yang memikul bumi ini di atas bahunya menyebabkan timbulnya gempa bumi.
Tempat geologi dalam pengetahuan alam
Kini gempa bumi adalah sebuah gejala geologi yang terjadi karena pelepasan tenaga-tenaga yang terkumpul didalam bumi.
Geologi sebagai pengetahuan alam yang mempelajari segala gejala yang terdapat dipermukaan bumi maupun didalamnya.
Geologi sebagai pengetahuan sejarah
Geologi merupakan pengetahuan sejarah seorang ahli ilmu purbakala atau archeology mencoba merekonstruksikan kejadian-kejadian yang telah beribu tahun lamanya dengan pertolongan dokumen-dokumen dan peninggalan nenek moyang kita. Dengan berakhirnya penyelidikan ahli purbakala karena tak ada lagi peninggalan nenek moyang yang dapat ditemukannya, karena menusia dalam zaman2 yang lebih tua dari ini belum muncul dibumi. Pekerjaan itu diteruskan oleh ahli geologi dengan meyelidiki lapisan2 bumi yang lebih dalam lagi, lapisan2 yang berjuta tahun yang silam.
Geologi sebagai ilmu pengetahuan bumi
Pengetahuan yang mempelajari segala sesuatu yang berkenaan dengan gejala2 diatas di sebut geologi (geo = bumi, dan logos = pengertian). Yaitu pengetahuan yang menyelidiki lapisan2 batuan yang ada dalam kerak bumi. Atau pengetahuan tentang susunan zat serta bentuk dari bumi dan geologi pun merupakan pengetahuan yang mempelajari sejarah perkembangan dari bumi serta makhluk2 yang pernah hidup didalam dan diatas bumi.
Dengan demikian dapat kita katakan geologi adalah pengetahuan yang mempelajari evolusi anorganik dan organik dari bumi.
Cabang-cabang pengetahuan geologi ;
• Mineralogy ialah mempelajari mineral penyusun batuan
• Petrologi ialah mempelajari batuan sebagai penyusun bumi
• Paleontology ialah mempelajari fosil – fosil yang terkandung didalam batuan untuk mengungkap kehidupan dimasa silam.
• Geologi pertambangan ialah mempelajari bahan galian yang bernilai ekonomi
• Geologi minyak dan gas bumi ialah mempelajari pada asal – usul terjadinya minyak dan gas bumi
• Geologi teknik ialah mempelajari kondisi geologis dalam kaitannya dengan konstruksi bangunan
• Vulkanologi ialah mempelajari masalah Kegunung Apian
• Seismologi ialah mempelajari tentang asal – usul gempa bumi
• Stratigrafi ialah mempelajari perlapisan batuan sendimen
• Geologi struktur ialah mempelajari struktur/ susunan dan hubungan batuan – batuan penyusun kerak bumi
• Geomorfologi ialah mempelajari bentuk – bentuk permukaan bumi dan proses yang menyebabkannya.
ASAL – USUL BUMI
Ada beberapa teory tata surya yang dikemukan oleh beberapa ahli yaitu ;
1.teori kabut kant – laplace
Immanuel kant ahli filsafat dari jerman, 1755 mengemukakan teori yaitu teori kabut. Menurut teori ini terjadinya matahari dan planet-planet berasal dari gumpalan kabut (nebula) yang berputar dan memadat karena ada gaya tarik-menarik dan tolak-menolak terjadi pada bagian pusatnya inti kabut yang disebut matahari.
Piere simon de laplace ahli astronomi dari prancis, 1796 mengemukakan teori terjadinya tata surya, yang di beri nama nebular hypotesys (nebula = kabut). Meskipun tidak berkerja sama nemun mempunyai pendapat yang sama.
Menurut teori kabut pilin kant – laplace, matahari dan planet yang ada dijagat raya, dahulu berasal dari gumpalan kabut pilin yang berputar cepat. Ketika berputar ada yang lepas namun demikian juga tetap berputar makin lama mengeras dan mendingin yang besar menjadi matahari. Namun teory ini masih diragukan jika mungkin seberapa besar kabut yang asli?
Berdasarkan pendapat para ahli, maka susunan lapisan bumi dibagi menjadi 3 yaitu;
1.Kerak Bumi (Crust)
Lapisan ini menempati bagian paling atas dengan rata-rata 10-50 km dan tebalnya tidak sama disemua tempat. Di benua ketebalannya sekitar 20-50 km dan sedangkan di dasar laut 10-12 km. terdiri dari lapisan padat yang terutama kaya akan unsure Silisium dan Aluminium.
Dibedakan menjadi 2 lapisan yaitu ;
• lapisan Granitis karena materi penyusunnya kebannyakan batuan granitis
• lapisan Basaltis karena penyusunnya batuan basalt.
2.Selimut (Mantel)
Lapisan ini tepat dibawah kerak bumi, yang dibedakan menjadi 3 lapisan yaitu ;
• Lithosfer, berwujud padat dan berat kaya akan Silisium – Aluminium dengan ketebalan 50-100 km, bersama kerak bumi disebut lempeng benua.
• Asthenosfer, wujudnya agak kental, kaya akan materi Silisium, Aluminium dan Magnesium. Diduga lapisan batuan penyusun lapisan ini mengalami pemanasan sehingga sebagian lebur tebalnya sekitar 100-400 km.
• Mesosfer lebih tebal dan lebih berat tebalnya berkisar antara 2400-2750 km. kaya akan Silisium dan Magnesium pada perbatasan denga inti bumi terdapat lapisan transisi, lapisan ini disebut Guntenberg-Wiechert Discontinuenty Layer yang biasanya dijumpai pada kedalaman 2698 km.
3.Inti (Core)
Lapisan ini menempati bagian dalam yang dapat dibedakan menjadi 2 yaitu;
• Inti bagian luar (Outer core), yang diduga berwujud cair sebab lapisan ini tidak dilalui lapisan sekunder dengan ketebalan sekitar 2.180 km. diduga tersusu dari materi besi dan magnesium.
• Inti bagian dalam (Inner core), yang diduga berwujud padat yang tersusun dari meteri berupa besi dan nikel dengan ketebalan sekitar 1.320 km.
Gambar penampang bumi menggambarkan susunan bagian dalamnya
GEOLOGI DASAR
• Pengertian adalah Ilmu yang mempelajari bumi dengan arti fisik dan merupakan ilmu Bantu geografi.
• Geografi adalah ilmu yang mempelajari hubungan timbal balik manusia dengan bumi.
• Isostasi adalah kedudukan seimbang. Yaitu pergerakkan bumi yang terus-menerus mencari keseimbangan yang merupakan salah satu penyebab ‘gaya tektonik’ (Teory isostasi)
• Teori airy’s hipotesis yaitu tinggi suatu tempat bukan karena intensitas melainkan padat yang artinya ‘semakin tinggi semakin dalam’(Teory akar).
Berdasarkan pengukuran gravitasi bumi disetiap tempat dan dibandingkan gravitasi toeritis toeri ini dikenal “Anomali gravitasi”
Anomaly gravitasi positif ;
Bila gravitasi lebih besar dari toeri, cenderung mengalami penurunan untuk mencapai keseimbangan.
Anomaly gravitasi negatif ;
Bila gravitasi lebih kecil dari teori, cenderung mengalami pendangkalan untuk mencapai keseimbangan.
UNDASI OF THEORY
Teori undasi (Penggelombangan)
Factor-faktor yang memicu terjadinya gelombang adalah
Tenaga geologi terutama ‘Indogen’
Stager of oroganies evolution adalah perubahan pada gunung apian.
~ Turun 100m temperature naik 100oC
~ Gunung yang muda di sebut Non-Vulkanik yang bearti belum aktif atau masih aman
~ Geosiglinal adalah lembah di bawah gunung api
~ Antiklinal adalah yang mengalami pengangkatan 1 kali
~ Oceanic crust adalah lapisan landasan air laut
Sendimentasi disebabkan oleh air yaitu Aerolis penghancuran massa batuan biasanya disebabkan oleh tumbuh-tumbuhan.
~ Wethering adalah pelapukan
~ Eration adalah erosi
~ Sendimentasi adalah pengendapan
Batuan metamorf (malihan)
Cth; batu kapur berubah menjadi batu bintang.
Proses perubahan batu dapat disebabkan;
~ Waktu yang lama
~ Panas yang tinggi
~ Tekanan yang kuat
Daerah selatan didominasi oleh kapur proses terjadinya batuan sendimen adalah proses pengangkatan batu ketempat lain.
Batu terkena sinar akan mengembang jika terkena air pada saat malam hari batuan akan menyusut dan kemudian terbentuklah retakan-retakan.
Menurut terjadinya ;
~ Batuan beku
~ Batuan sendimen
~ Batuan metamorf
Batuan beku(igneus rock) terbentuk dari proses solidifikasi (pembekuan magma cair)
~ Plutonik adalah proses pembakuan terjadi jauh dibawah tanah(inturasi)
~ Eksruksi adalah pembekuan yang terjadi di dalam liang-liang menuju kepermukaan tanah (bahan vulkanik atau lelehan)
~ Efusi adalah batuan vulkanik yang asalnya dari lelehan magma
~ Eflata adalah adalah batuan yang kelarnya terlempar keudara.
Golongan ini meliputi batuan; granit, syenit, basalt, andesit, diabase dan gabbro.
Kamis, 18 Februari 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar